Di era digital saat ini, hampir semua pelajar memiliki akses ke internet dan perangkat teknologi. Kita menggunakan gawai untuk belajar, mencari hiburan, dan berkomunikasi. Namun, tak banyak yang menyadari bahwa cara kita menggunakan teknologi mencerminkan tingkat literasi digital yang kita miliki. Literasi digital bukan sekadar tahu cara menggunakan aplikasi atau menjelajah media sosial, tapi soal memahami, memilah, dan memanfaatkan informasi digital secara bijak dan produktif.
Sebagian besar dari kita lebih sering menjadi konsumen, menonton, membaca, menyukai. Padahal, sebagai pelajar, kita punya potensi besar untuk menjadi kreator digital yang menghasilkan karya, menyebarkan ide, dan memberi dampak positif.
Bayangkan jika tugas-tugas sekolah yang kamu kerjakan bisa diubah menjadi video edukasi, infografis, atau tulisan yang membantu pelajar lain. Atau jika hobi dan minatmu bisa jadi konten menarik yang menginspirasi. Semua itu bukan hal yang mustahil, kuncinya ada ditanganmu, dan dimulai dari satu langkah kecil, berani berkarya dan bertanggung jawab dalam dunia digital.
Pernahkah kepikiran kalau kamu juga bisa jadi kreator digital? Bukan cuma nonton, tapi juga membuat konten. Bukan hanya ikut tren, tapi justru jadi pembuat tren. Dan semuanya bisa dimulai dari sekarang, bahkan sejak kamu masih duduk di bangku sekolahan.
Bayangkan kalau kamu suka menulis, kenapa nggak mulai bikin blog atau nulis di platform digital? Suka gambar? Coba unggah komik digital atau desain poster bertema edukasi. Suka ngomong? Kamu bisa bikin video edukatif di TikTok atau YouTube. Bahkan tugas sekolah pun bisa kamu olah jadi konten menarik yang bisa bantu pelajar lain belajar.
Banyak pelajar di luar sana yang sudah jadi kreator. Ada yang jual desain digital, bikin konten belajar matematika, sampai jadi pembicara muda soal literasi digital. Mereka nggak nunggu jadi jago banget dulu, tapi berani memulai, belajar sambil jalan.
Jadi pelajar itu bukan alasan untuk cuma jadi penonton. Justru kamu punya kesempatan lebih luas untuk tumbuh, belajar, dan berkontribusi lewat dunia digital. Karya kamu bisa jadi inspirasi buat teman-teman. Bahkan bisa jadi bekal masa depanmu, dari portofolio hingga peluang kerja.
Karena itu, yuk mulai ubah cara kita melihat dunia digital. Jangan cuma jadi konsumen yang pasif, tapi jadi kreator yang aktif dan berdampak. Dunia digital butuh lebih banyak anak muda kayak kamu, yang cerdas, kreatif, dan peduli. Bergabunglah menjadi bagian dari Lentera Literasi Bojonegoro.
Kamu siap?


