Penulis : Keyta Arofa Muna Salsabila (SMPN 1 Kalitidu)
Hai, teman! Apakah kalian pernah terpikirkan untuk menghitung kecepatan berita yang tersebar di internet tiap harinya? Kira-kira berapa km/h ya? Hehehe. Mungkin hampir tidak bisa di hitung karena terlalu cepat, bahkan secepat kilat! Apalagi di era sekarang ini, era digital dan perkembangan media sosial. Tempat di mana semua orang bebas untuk berpendapat, juga menunjukkan kreativitas di dunia yang maya.
Coba bayangkan teman, ketika ingin mengirimkan surat untuk sahabat pena kalian yang tinggal di Korea Selatan misal. Jarak Indonesia dan Korea Selatan terlampau hampir 6.000 km lhoo. Jika kalian mengirimkan lewat jasa pengiriman, pasti butuh waktu berhari-hari untuk sampai. Namun, jika melewati internet dan media sosial, hanya dengan satu klik dengan waktu detik, sahabat pena kalian sudah bisa membacanya! Begitulah gambaran cepatnya sesuatu yang tersebar di internet.
Nah, teman ternyata kecepatan berita tersebut yang seharusnya kita waspadai lhoo. Mengapa? Karena kita pastinya belum mengetahui kebenaran sesungguhnya dari berita tersebut. Akankah berita tersebut 100% benar, atau 100% rekaan? Hal ini bisa menjadi jebakan! Jika kita sekali saja langsung menelan berita yang tersebar di internet secara mentah-mentah, akan timbul dampak yang besar, teman.
Seperti oknum yang tidak bertanggung jawab, menyebarkan berita bohong untuk memprovokasi pengguna di media sosial. Akibatnya terjadi kericuhan dan saling benci-membenci di media sosial. Awalnya hanya beradu komentar, namun lama kelamaan bisa sampai memakai baju oren.
Maka dari itu, tantangan ini harus segera kita atasi, dengan menerapkan langkah ARERE :
- Accept (Menerima) Kita menerima berita dari manapun, di media sosial, tiktok, instagram, dll.
- Re-check ( Mengecek ulang)
Setelah menerima berita tersebut, kita harus memverifikasi, mengecek ulang berita tersebut dari sumber lain yang lebih terpercaya. Jika tidak ada, kalian bisa mencari subjek terkait, untuk melihat pengakuan/pembuktian. - Resolution (Resolusi)
Jika sudah mendapati fakta yang cukup kuat, kalian dapat memutuskan. Apakah berita tersebut harus ditinggalkan dan tidak disebarluaskan, atau jika berita tersebut benar adanya, kita bisa mempercayai, dan memberi solusi.
Diingat ya langkahnya teman. Jangan mudah percaya dengan berita apapun yang tersebar cepat di intenet. Karena dibalik layar Handphone itu terdapat hati manusia. Berbijaklah dalam bermedia, karena ketikan kita bisa mempengaruhi kehidupan oranglain.


