Penulis : Yuan Amabel Damara L (SMPN 1 Padangan Bojonegoro)
Televisi, kulkas, jam digital, bahkan pintu otomatis, yang sering kalian jumpai di dalam rumah semuanya terhubung dengan internet. Kok bisa begitu? Kalian tentu penasaran, bagaimana barang-barang itu bisa terhubung dengan internet dengan sendirinya tanpa kamu atur secara manual? Hal ini terjadi karena adanya suatu sensor yang terhubung dengan perangkat fisik seperti barang-barang di sekitar kita. Ini lah yang dinamakan IoT (Internet Of Things). IoT memungkinkan perangkat kita dapat berbicara dengan perangkat lain dan mengirimkan data secara real-time tanpa campur tangan manusia, inilah yang dinamakan M2M (Machine-to-Machine).
Manfaat dari perangkat IoT sangatlah banyak. Contohnya kontrol jarak jauh, otomatisasi yang terhubung langsung dengan jaringan global, serta terdapat sensor yang sudah terintegrasi. Di era digital ini, penggunaan IoT sudah banyak dijumpai, seperti smart door lock, kamera keamanan, smartwatch, bahkan alat-alat kesehatan. IoT juga digadang-gadang akan bersanding langsung dengan teknologi AI (Artificial Intelligence) dan Robotika yang sudah semakin berkembang. IoT juga menghadirkan bermacam-macam fungsi baru yang lebih baik, seperti memungkinkan manusia untuk mengontrol serta memantau perangkat dari jarak yang jauh. Ini memungkinkan efisiensi di tengah gempuran pekerjaan yang sangat hectic.
Sangat berguna bukan IoT bagi kehidupan kita? Namun, kecerdasan ini bisa saja menjadi senjata makan tuan bagi manusia, terutama warga Indonesia. Mengapa seperti itu? Pasalnya pengetahuan IoT di Indonesia tidak banyak, dan cenderung tertinggal dibandingkan negara-negara yang lain. Serta serangan cyber dan peretasan data pribadi menjadi kerugian besar bagi pengguna IoT. Oleh sebab itu dibutuhkan pengetahuan serta literasi yang bijak dalam menggunakan perangkat IoT. Perawatannya seperti melakukan pemantauan terhadap kondisi perangkat IoT, mengelola data yang dikumpulkan dari sensor IoT, memperbarui perangkat lunak, mengganti atau memperbaiki komponen perangkat keras.
Cukup susah bukan pemeliharaannya? Dan mengapa kita harus melakukan itu? Alasannya yaitu, meningkatkan kinerja secara optimal, menjaga keamanan data pribadi dan mencegah peretasan, memperpanjang umur perangkat agar tetap baru, serta untuk inovasi dan pemanfaatan teknologi yang lebih baik.
Oleh sebab itu, marilah kita gunakan teknologi sebaik-baiknya dengan diselingi oleh ilmu pengetahuan yang memadai agar hal-hal yang tidak diinginkan tidak terjadi.
SUMBER REFERENSI:
Indah Wati, Budi Mardikawati, Loso Judijanto, Fatlullah, Fiqrul Mustanir. (2023). “Analisis Tingkat Literasi Penggunaan Internet of Things Mahasiswa”.Jurnal of Vocational Informatics and Computer Education Vol.1 N0.2
AWS.(2024). Apa Itu IoT (Internet untuk Segala?)https://share.google/m4lA8HFICbhBTF3uh.


