Penulis : HANYTHA HUSNA MUNA HAFIZAH (SMPN 1 NGASEM)
Di zaman seperti sekarang, kemampuan literasi gen z atau anak muda sekarang sangat penting. Informasi bisa datang dari mana saja—dari buku, internet, televisi, hingga media sosial. Kalau kita tidak punya kemampuan literasi yang baik, kita bisa mudah tertipu oleh berita palsu atau informasi yang menyesatkan. Dengan literasi, kita bisa memilah mana informasi yang benar dan mana yang salah.
Selain itu, literasi juga membantu kita dalam belajar. Saat kita rajin membaca, pengetahuan kita akan bertambah. Misalnya, membaca buku sains bisa membuat kita lebih paham tentang alam semesta, atau membaca cerita rakyat bisa menambah wawasan tentang budaya Indonesia. Membaca juga bisa meningkatkan kosakata dan kemampuan menulis kita.
Sayangnya, minat baca di kalangan remaja masih rendah. Banyak yang lebih suka bermain gadget atau menonton video dibanding membaca buku. Padahal, membaca tidak kalah seru jika kita menemukan buku yang menarik. Kita bisa mulai dari hal-hal ringan seperti komik, novel remaja, atau artikel di majalah sekolah.
Untuk menumbuhkan budaya literasi, kita bisa melakukan beberapa hal. Misalnya, membuat pojok baca di kelas, mengadakan lomba menulis cerita pendek, atau membuat klub membaca bersama teman-teman. Dengan cara itu, membaca akan terasa lebih menyenangkan dan tidak membosankan.
Kesimpulannya, literasi adalah kunci untuk membuka jendela dunia. Dengan literasi, kita bisa menjadi generasi muda yang cerdas, kritis, dan bijak dalam menghadapi arus informasi. Jadi, mari kita biasakan membaca setiap hari, karena dengan membaca, kita menambah ilmu dan memperluas cara berpikir kita.


