Penulis : Furqon Aldy Khairanudin (SMPN 1 Padangan Bojonegoro)
Pernahkah kamu bertemu dengan berita yang terkesan cukup aneh? Penggunaan dan pengejaan katanya kurang formal, sumbernya tidak jelas, diunggah Oleh akun yang mencurigakan, serta kurangnya data dan fakta pada berita tersebut. Jika iya, maka hati-hati jangan mudah tertipu, berita itu dibuat oleh orang tidak bertanggung jawab yang hanya ingin mencari untung dirinya saja dan menimbulkan kerusuhan antar pengguna medsos. Lalu, bagaimana cara serta sikap kita menghadapi situasi seperti ini? Tenang kawan jangan khawatir, mari kita bongkar Bersama aksi para makhluk meresahkan ini.
Apa ciri utama berita hoaks?
Biasanya, Berita seperti ini bersifat provokatif dengan tujuan memancing amarah dan kekhawatiran orang-orang yang membaca beritanya. Selain provokatif, sumber dari berita seperti ini terkesan seperti tidak ada keberadaannya. Tiba-tiba saja seenaknya menuliskan informasi khayalan, mana datanya? Mana faktanya? Tentu saja tidak ada. Ingat berita asli selalu memiliki informasi dan sumber terpecaya yang sudah dicantumkan pada isinya.
Bahaya AI dalam menyebarkan berita palsu
pernahkah kalian melihat iklan sprei gratis yang pernah jadi sorotan?. Pasti sudah tidak asing lagi dengan fenomena tersebut. Tentu saja kamu pasti berfikir “kok tiba-tiba presiden mempromosikan benda kayak gini?” hati-hati bang, sebenarnya si pelakumenggunakan AI dalam menirukan suara orang. Semakin lama AI semakin berkembang, tentu ini pasti bisa disalahgunakan oleh beberapa oknum. Mereka akan memanfaatkan AI dalam memanipulasi orang-orang awam yang kurang mengetahui pengetahuan tentang AI tersebut. Biasanya para pelaku akan menirukan suara atau wajah orang-orang terkenal atau penting melalui AI hanya untuk mendapat keuntungan sendiri.
Apa sikap kita dalam menghadapi berita hoaks?
Ingat untuk selalu melakukan research atau mengecek ulang kebenaran dalam setiap berita. Jangan langsung percaya dengan semua teks dan gambar yang muncul di layarmu. Periksa dengan teliti akun yang mengunggah berita tersebut. Pastikan itu akun resmi dari suatu perusahaan atau acara berita dan bukan akun palsu. Selalu waspada terhadap judul yang provokatif atau isi berita yang bersifat memancing emosi pembaca dan penulisan kata-kata pada berita tersebut. Dan Langkah terakhir laporkan akun atau pengguna yang menyebarkan berita-berita bohong tersebut.
Pada akhirnya, sikap berpikir kritis sangat diperlukan dalam menyerap segala informasi di media massa. Lain kali Ketika kamu ingin membagikan suatu informasi, ingatlah untuk melakukan pengecekan ulang dan bersikaplah bijak terhadap dunia internet sekarang
Sumber:
- https://prokomsetda.bulelengkab.go.id/informasi/detail/artikel/pengertian-hoax-dan-ciri-cirinya-41
- https://jogja.polri.go.id/yogyakarta/tribrata-news/online/detail/waspada-terhadap-hoax–hindari-dampak-negatif-di-era-digital.html


