Penulis : Livia Auryn Wildaneta (SMP Negeri 1 Padangan)
Siapa sih sekarang yang nggak pernah belanja online? Tinggal buka aplikasi, scroll produk yang kita mau, klik beli, lalu bayar. Nggak lama, barang pun sampai di depan rumah. Praktis banget, kan? Tapi, di balik semua kemudahan itu, belanja online juga punya risiko. Kadang barangnya nggak sesuai foto, kadang palsu, bahkan ada juga penipuan yang bikin rugi.
Itulah kenapa kita butuh yang namanya literasi digital. Literasi digital bukan cuma soal bisa pakai aplikasi belanja, tapi juga memahami cara berbelanja dengan aman dan bijak.
Tanpa literasi digital yang baik, kita gampang banget tertipu, mulai dari produk abal-abal, harga menyesatkan, sampai kebocoran data pribadi. Karena itu, penting sekali tahu cara belanja online dengan aman.
Berikut beberapa tips yang bisa kamu ikuti:
- Cek ulasan dan rating toko.
Jangan mudah percaya. Baca dulu pengalaman pembeli lain, periksa bintang, dan perhatikan komentar. - Waspada harga yang terlalu murah.
Kalau harganya jauh di bawah pasaran, besar kemungkinan itu jebakan. Ingat, harga murah belum tentu aman. - Gunakan metode pembayaran resmi.
Lebih aman pakai sistem pembayaran yang disediakan aplikasi (COD, e-wallet, atau transfer lewat sistem resmi). Jangan pernah transfer langsung ke rekening pribadi penjual. - Jaga data pribadi.
Jangan pernah memberikan password, atau data penting apa pun ke siapa pun, bahkan jika mereka mengaku dari pihak toko.
Kalau poin-poin ini kamu terapkan, belanja online bisa jadi lebih aman dan menyenangkan. Jadi, jangan cuma asal scroll dan klik tanpa pikir panjang. Mulai sekarang, belanja online harus cerdas, bukan hanya praktis, tapi juga bikin tenang.
Belanja online memang menyenangkan jika digunakan dengan bijak. Tapi ingat, jangan mudah tergoda hanya karena suatu produk terlihat menarik atau harganya murah. Ayo, jadilah pembeli yang cerdas! Selalu waspada dan bijak dalam menggunakan teknologi, agar belanja tetap aman dan menyenangkan.
Sumber: Google.


