Lentera Literasi Bojonegoro
  • Beranda
  • Tentang Lentera Literasi
  • Akses Pojok Baca Digital
  • Dari Gentera!
No Result
View All Result
Lentera Literasi Bojonegoro
  • Beranda
  • Tentang Lentera Literasi
  • Akses Pojok Baca Digital
  • Dari Gentera!
No Result
View All Result
Lentera Literasi Bojonegoro

Game Online: Hiburan atau Rantai Kecanduan

Lentera Literasi by Lentera Literasi
1 month ago
in Karya Tulis Gentera
0
Punya Temen Luar Negeri? Seru Banget Loh!
0
SHARES
0
VIEWS
Share on WhatsappShare on XGet QR Code

Penulis : Yuan Amabel Damara L (SMPN 1 Padangan)

Bermain bersama banyak orang tentunya sangat menyenangkan bukan? Apalagi sekarang sudah tersedia teknologi yang canggih untuk bermain bersama. Teknologi yang canggih ini mempermudah para pembuat game untuk menciptakan game online yang sangat keren. Dengan adanya jaringan internet, para pemain dapat bermain game dengan interaksi secara langsung. Game online pula dapat diakses dengan mudah melalui gadget yang kita miliki. Oleh sebab itu, sekarang banyak anak-anak dan remaja yang memainkan game online seperti Mobile Legend, Free Fire, Roblox, Zepeto, dan lain sebagainya.

Namun dalam kemudahan ini, banyak anak-anak dan remaja yang menjadi kecanduan terhadap game online. Penyebabnya sangat beragam, salah satunya penyebab utamanya adalah kurangnya kemampuan untuk mengatur diri sendiri pada anak-anak, yang dapat menyebabkan perilaku bermain game secara terus-menerus tanpa henti.

Bahkan WHO (World Health Organization) telah menetapkan bahwa kecanduan game sebagai gangguan mental. Para ahli di WHO menambahkan kecanduan game ke dalam International Statistical Classification of Diseases (ICD) ke-11. ICD adalah sistem yang berisi daftar penyakit serta gejala, tanda, dan penyebab yang dikeluarkan WHO. Draf dokumen ICD tersebut menggambarkannya sebagai pola perilaku bermain game yang terus-menerus atau berulang yang begitu parah, sehingga mendahulukan game daripada kepentingan yang lain. Bahkan, di beberapa negara telah mengidentifikasi bahwa kencanduan game sebagai masalah kesehatan masyarakat yang utama.

Meskipun banyak game yang membuat kecanduan, untungnya tak semua game online bersifat adiktif dan bisa menyebabkan gangguan. Menurut WHO, bermain game hanya disebut gangguan mental jika kegiatan itu bisa mengganggu kehidupan pribadi, keluarga, pekerjaan, sosial, dan pendidikan.

Tak hanya gangguan mental, kecanduan game juga berdampak buruk bagi fisik anak-anak. Beberapa contohnya adalah kelelahan mata karena menatap layar ponsel terlalu lama, gangguan postur, dan bahkan terganggunya jam tidur anak karena memainkan game hingga larut malam. Gangguan ini dapat meningkatkan risiko penyakit bila tak segera ditangani.

Nah, daripada sudah terlanjur dan menyesal di kemudian hari, lebih baik untuk mencegahnya dari sekarang. Berikut adalah cara pencegahannya:

  1. Menentukan Batas Waktu Bermain
    Menerapkan batas waktu yang jelas dan disiplin dengan menggunakan timer atau alarm.
    2. Meningkatkan Kesadaran Diri
    Anak-anak perlu memahami dampak negatif dari kecanduan game dan mengenali tanda-tandanya.
    3. Peran Orang Tua yang Aktif
    Orang tua harus ikut serta dalam membimbing dan memberikan contoh yang baik bagi anak-anaknya agar tidak kecanduan bermain game.
    4. Menetapkan Prioritas diatas Game
    Menetapkan prioritas utama seperti belajar, beribadah, dan kesehatan di atas keinginan untuk bermain game.
    5. Mencari Hobi yang Lebih Bermanfaat
    Anak-anak bisa mencari hobi dengan menjalani berbagai aktivitas baru yang lebih produktif.

Sudah banyak berita tentang bahayanya kecanduan bermain game online. Sekarang saatnya kita menghindari kecanduan itu dan terus fokus pada tujuan hidup kita. Bermain game memanglah seru, tapi tidak boleh terlalu lama hingga melupakan kewajiban kita.

SUMBER:
Direktorat SMP. (2024). Dampak Buruk Kecanduan Game Online Pada Remaja Dan Tips mengatasinya. Diakses dari https://ditsmp.kemendikdasmen.go.id/ragam-informasi/article/dampak-buruk-kecanduan-game-online-pada-remaja-dan-tips-mengatasinya
Halodoc. (2023). WHO: Kecanduan Game Merusak Gangguan Mental. Diakses dari https://www.halodoc.com/artikel/who-kecanduan-game-merupakan-gangguan-mental?srsltid=AfmBOopVxhzMPRw7jVZ_TjLapM7GEwKfS-KMAyOCkN9Ohh974LEWxvtM
Hallo sehat. (2024). Ciri-ciri Kecanduan Game Online dan Cara Mengatasinya. Diakses dari https://hellosehat.com/mental/kecanduan/kecanduan-main-game-online/

Tags: smpn 1 padangan
Lentera Literasi

Lentera Literasi

Next Post
Punya Temen Luar Negeri? Seru Banget Loh!

Urban Farming: Tren Berkebun yang Banyak Diminati Gen Z

Punya Temen Luar Negeri? Seru Banget Loh!

Apa Itu Rindu?

© 2025 Letera Literasi Bojonegro

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Lentera Literasi
  • Akses Pojok Baca Digital

© 2025 Lentera Literasi Bojonegoro