Penulis : Jhosua Chiko Dwi Ariyanto (SMPN 1 Padangan Bojonegoro)
Di era modern, teknologi digital menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Internet, media sosial, dan berbagai platform digital memudahkan kita dalam mencari informasi, berkomunikasi, hingga belajar. Namun, kemudahan ini harus dibarengi dengan etika literasi digital, yaitu kemampuan menggunakan teknologi secara bijak, bertanggung jawab, dan menghargai orang lain.
Literasi digital adalah salah satu indikator kemajuan teknologi.Etika literasi digital adalah suatu aturan/norma dalam bermedia sosial/teknologi dan memiliki tujuan agar tidak merugikan diri sendiri/orang lain
Prinsip etika dalam literasi digital
1.Menghargai privasi.dalam media sosial kita tidak boleh menyebarkan informasi pribadi kepada orang yang tidak kita kenal
2.Menghindari penyebaran hoax.Dalam media sosial sudah banyak media yang menyebarkan informasi palsu tanpa mengetahui kebenarannya
3.Berkomunikasi dengan sopan.Dalam literasi digital komunikasi adalah suatu hal yang lumrah pada literasi digital,banyak hal yang mempengaruhi suatu komunikasi sehingga timbul pro kontra.Etika literasi digital juga memiliki beberapa manfaat
1.Menjaga nama baik dan reputasi dalam dunia maya
nama baik dalam dunia maya adalah aset diri kita dalam sosmed,nama baik harus
dijaga dengan ketat
2.menciptakan lingkungan digital yang aman dan nyaman bagi semua pengguna
linkungan digital yang aman diciptakan dari kita sendiri
3.menghindarkan dari masalah hukum terkait penyalahgunaan teknologi
kita harus menghindari
4.menumbuhkan sikap kritis dan tanggung jawab antar pengguna
Kesimpulan
Etika literasi digital merupakan pilar utama dalam membangun masyarakat informasi yang beradab. Dengan menerapkan prinsip-prinsip dasar seperti penghormatan privasi, verifikasi informasi, komunikasi santun, penghargaan terhadap hak cipta, dan tanggung jawab sosial, masyarakat dapat memanfaatkan teknologi digital secara bijak dan produktif. Oleh karena itu, pendidikan mengenai literasi digital yang beretika perlu ditanamkan sejak dini melalui keluarga, sekolah, hingga kebijakan pemerintah.


