Penulis : Kirana Auliya Hartanti (SMPN 1 Padangan Bojonegoro)
Maraknya kasus peretasan dan kebocoran data dapat menyebabkan banyak kerugian, seperti pencurian identitas, gangguan layanan public, kerugian finansial, keresahan sosial bahkan ancaman keamanan. Hal tersebut dikarenakan data yang bocor bisa disalahgunakan dan digunakan untuk tujuan yang negative. Karena itulah Masyarakat perlu menyadari pentingnya keamanan digital di era digitalisasi seperti saat ini. Menjaga keamanan digital itu seperti membangun benteng untuk melindungi data dan privasi dari ancaman- ancaman yang ada di internet.
Penyebab umum peretasan dan kebocoran data adalah kata sandi yang lemah, kurangnya pembaruan perangkat lunak, dan kesalahan manusia yang tanpa sengaja kehilangan perangkat yang berisi data penting. Untuk menjaga keamanan digital ada beberapa cara yang bisa dilakukan.
Mengutip dari Databoks Kadata dan CNN Indonesia, pada awal 2025 terjadi peningkatan serangan siber dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya. Serangan siber yang meningkat terfokus pada media sosial, terutama Instagram, yang melibatkan pencurian data seperti peretasan akun. Beberapa situs web pemerintah seperti PeduliLindungi juga sempat diretas dan digunakan untuk konten judi online.
Melihat maraknya kasus peretasan data yang terjadi, kami membagikan beberapa cara untuk menjaga keamanan digital:
- Menggunakan kata sandi yang kuat dan unik
Buat kata sandi yang kuat dengan menggabungkan huruf besar, huruf kecil, angka, dan simbol serta gunakan kata sandi yang berbeda untuk setiap akun. - Perbarui perangkat lunak secara teratur
Memperbaiki perangkat lunak dapat meningkatkan keamanan dari ancaman siber, menjaga kinerja optimal perangkat, dan memperbaiki masalah teknis yang ada di perangkat. - Melakukan pencadangan data (Backup)
Simpan salinan data penting secara teratur di lokasi yang aman, baik itu di penyimpana eksternal atau layanan cloud yang terpercaya. - Mewaspadai phishing
Jangan mengklik tautan atau membuka email, atau pesan yang mencurigakan, terutama jika meminta informasi pribadi. - Mengelola izin aplikasi
Perhatikan izin yang diminta oleh aplikasi baru dan berikan izin yang benar-benar diperlukan oleh fungsi aplikasi. - Memeriksa riwayat aktivitas
Periksa riwyat aktivitas login pada layanan penting seperti email atau media sosial untuk mendeteksi aktivitas yang mencurigakan. - Memeriksa keamanan situs web yang dikunjungi
Pastikan situs web yang dikunjungi aman, yang ditandai dengan HTTPS dan ikon gembok di bilah alamatnya. - Membatasi informasi pribadi di media sosial
Batasi informasi pribadi yang ada di media sosial untuk menghindari peretasan dan penyalahgunaan data.
Kesadaran tentang pentingnya keamanan digital sangat dibutuhkan untuk mencegah peretasan dan kebocoran data yang sedang banyak terjadi. Dan juga untuk mencegah agar tidak mengalami kerugian karena menjadi korban peretasan data.


