Lentera Literasi Bojonegoro
  • Beranda
  • Tentang Lentera Literasi
  • Akses Pojok Baca Digital
  • Dari Gentera!
No Result
View All Result
Lentera Literasi Bojonegoro
  • Beranda
  • Tentang Lentera Literasi
  • Akses Pojok Baca Digital
  • Dari Gentera!
No Result
View All Result
Lentera Literasi Bojonegoro

Dampak Tidur Cukup Terhadap Kesehatan Mental dan Produktivitas Kerja

Lentera Literasi by Lentera Literasi
1 month ago
in Karya Tulis Gentera
0
Punya Temen Luar Negeri? Seru Banget Loh!
0
SHARES
0
VIEWS
Share on WhatsappShare on XGet QR Code

Penulis : Hanifa Makaila Fakhiroh (SMPN 1 Padangan)

Istirahat cukup seringkali diabaikan di era modern yang serba cepat ini. Kita lebih memilih untuk memotong waktu tidur demi bisa menyelesaikan tugas ataupun hiburan. Sebagai contohnya, banyak pekerja yang tidur kurang dari enam jam karena harus lembur tiap malam demi tuntutan pekerjaan. Contoh lainnya adalah pengguna gawai yang terlalu asyik dengan ponselnya sampai mengorbankan waktu tidur. Padahal, tidur yang cukup sekaligus berkualitas merupakan komponen utama dalam menjaga kesejahteraan dan kesehatan kita. Dalam artikel ini, kita akan membahas tentang mengapa tidur cukup penting bagi kesehatan mental dan produktivitas kerja.

Faktanya, tidur tak hanya sekedar melepas penat. Melainkan fase penting bagi tubuh untuk meningkatkan metabolisme dan keseimbangan tubuh. Saat tidur, tubuh meregenerasi sel, memperbaiki jaringan, dan memproses memori jangka panjang di otak. Tak hanya itu, hormon-hormon penting seperti melatonin dan hormon pertumbuhan juga dihasilkan saat kita tidur.

Namun, ketika kebutuhan tidur tidak terpenuhi, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh tubuh saja, tetapi oleh mental kita juga. Ketika tidur, kadar kortisol (hormon stres) menurun untuk mempertahankan tidur nyenyak. Jika kita tidak mendapat waktu tidur yang cukup, otomatis kadar kortisol dalam tubuh meningkat sehingga kita lebih mudah stres dan merasa tertekan.

Tanpa sadar, kesehatan mental kita pada akhirnya juga berpengaruh terhadap pekerjaan dan tingkat akademik kita. Mental yang baik membantu kita lebih fokus saat beraktivitas. Kita jadi lebih mudah menerima dan memproses informasi karena tingkat fokus yang tinggi.

Sementara itu, menurut American Psychological Association (APA, 2022), kekurangan tidur dapat menurunkan kadar serotonin dan dopamin, hormon yang memengaruhi suasana hati. Oleh karena itu, tidur cukup sangat diperlukan untuk menjaga kestabilan 𝘮𝘰𝘰𝘥 (suasana hati). 𝘔𝘰𝘰𝘥 yang baik membuat kita mampu mengambil langkah yang tepat dalam menghadapi suatu masalah. Karena tidur cukup memberi kita lebih banyak energi untuk beraktivitas.

Akan tetapi, tidak hanya tidur yang cukup, kita juga memerlukan tidur yang berkualitas. Untuk itu, perlu adanya waktu yang tepat bagi kita untuk beristirahat. Jurnal dari American Academy of Sleep Medicine (AASM) dan Sleep Research Society (SRS) merekomendasikan agar orang dewasa tidur tujuh jam atau lebih per malam untuk menghindari risiko kesehatan akibat kurang tidur kronis. Selain waktu tidur, ternyata menjauhkan diri dari paparan gadget sebelum tidur juga mampu meningkatkan kualitas tidur.

Tak hanya tidur di malam hari, ternyata kebutuhan tidur harian juga dapat dipenuhi oleh tidur siang. Dalam ajaran Islam, kebiasaan tidur siang tertuang dalam hadis Nabi Muhammad saw. yang artinya “Qailulah lah (istirahat sianglah) kalian, sesungguhnya setan-setan itu tidak pernah istirahat siang.” (HR. Abnu Nu’aim). Hadis di atas juga didukung secara medis. Para ahli biasanya menyarankan tidur siang singkat selama 15–30 menit agar konsentrasi meningkat, suasana hati stabil, dan tingkat stres menurun.

Kesimpulannya, tidur cukup merupakan bagian integral dalam mempertahankan kesehatan maupun kesejahteraan diri kita. Melalui tidur cukup, kesehatan mental kita mampu terjaga sehingga produktivitas kerja meningkat. Keseluruhan siklus ini tentu memengaruhi segala aspek dalam kehidupan kita.

Sumber:

Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat. (2021). Mengapa tidur yang cukup sangat penting bagi kesehatan. Diakses dari https://dinkes.kalbarprov.go.id/artikel/mengapa-tidur-yang-cukup-sangat-penting-bagi-kesehatan/

Nestlé Health Science Indonesia. (2023). Manfaat istirahat cukup dan cara tidur berkualitas. Diakses dari https://www.nestlehealthscience.co.id/artikel/manfaat-istirahat-cukup-dan-cara-tidur-berkualitas

American Academy of Sleep Medicine. (2015, June 1). Seven or more hours of sleep per night: A health necessity for adults. Diakses dari https://aasm.org/seven-or-more-hours-of-sleep-per-night-a-health-necessity-for-adults/

Kumparan. (2022). Waktu tidur yang baik menurut Islam dan manfaat istirahat yang cukup. Diakses dari https://kumparan.com/berita-hari-ini/waktu-tidur-yang-baik-menurut-islam-dan-manfaat-istirahat-yang-cukup-1xodxYwmzX7

Qalyubi, S. (2021, 19 Januari). Tidur siang, sunnah Rasulullah SAW yang dipraktikkan Barat. Yogyakarta: Fakultas Adab dan Ilmu Budaya, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta. Diakses dari https://uin-suka.ac.id/id/show/kolom/77/tidur-siang-sunnah-rasulullah-saw-yang-dipraktikkan-barat

Tags: smpn 1 padangan
Lentera Literasi

Lentera Literasi

Next Post
Punya Temen Luar Negeri? Seru Banget Loh!

Jepang, Negara yang Selalu Bikin Kagum

Punya Temen Luar Negeri? Seru Banget Loh!

Mengenal Bojonegoro: Kota yang Kaya akan Sumber Daya Alam dan Budaya

© 2025 Letera Literasi Bojonegro

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Lentera Literasi
  • Akses Pojok Baca Digital

© 2025 Lentera Literasi Bojonegoro