Lentera Literasi Bojonegoro
  • Beranda
  • Tentang Lentera Literasi
  • Akses Pojok Baca Digital
  • Dari Gentera!
No Result
View All Result
Lentera Literasi Bojonegoro
  • Beranda
  • Tentang Lentera Literasi
  • Akses Pojok Baca Digital
  • Dari Gentera!
No Result
View All Result
Lentera Literasi Bojonegoro

Pahlawan Tanpa Tanda Jasa Berperang dengan Kesejahteraannya

Lentera Literasi by Lentera Literasi
2 months ago
in Karya Tulis Gentera
0
Punya Temen Luar Negeri? Seru Banget Loh!
0
SHARES
0
VIEWS
Share on WhatsappShare on XGet QR Code

Penulis : Yuan Amabel Damara L (SMPN 1 Padangan)

Pendidikan adalah proses pewarisan pengetahuan dan keterampilan, sekaligus pengembangan sifat dan karakter manusia. Pendidikan formal berlangsung dalam suatu kelembagaan yang terstruktur, seperti sekolah umum, dengan mengikuti suatu kurikulum tertentu. Pendidikan sangat penting karena menjadi tonggak kehidupan. Dengan adanya guru atau pengajar, pendidikan akan semakin mudah terlaksana. Guru adalah cahaya bagi generasi muda, dan berperan penting membangun bangsa melalui pendidikan. Oleh karena itu, kesejahteraan guru juga pegangan utama di sini.

Sayangnya, pendidikan di Indonesia jauh tertinggal dari negara-negara di Asia tenggara yang lain, seperti Singapura, Malaysia, Thailand, dll. Penyebab utama nya adalah gaji guru yang rendah. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2021, sekitar 45% guru honorer di Indonesia menerima gaji di bawah Rp1 juta per bulan. Bahkan ada yang menerima gaji Rp. 300 ribu selama tiga bulan sekali. Hal ini bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, yang menyebutkan bahwa guru berhak atas penghasilan yang layak.

Lalu, dibandingkan dengan negara tetangga kita, yaitu Malaysia. Gaji guru di Indonesia terlampau cukup jauh, di mana guru PNS di Indonesia hanya diberi gaji sekitar Rp1,68 juta hingga Rp6,37 juta per bulan, dan gaji tersebut berbeda-beda tergantung golongan atau masa kerja mereka. Sedangkan guru di Malaysia mendapat gaji antara RM. 2000 hingga RM. 5000 atau sekitar Rp7.6 juta-Rp19 juta per bulan, tergantung pada tingkat pendidikan, masa kerja, dan lokasi penempatan. Perbedaan yang signifikan ini membuat pendidikan Indonesia lebih rendah dibandingkan dengan Malaysia.

Mirisnya lagi, dengan gaji segitu para guru di Indonesia dituntut untuk dapat melakukan berbagai hal selain mengajar. Seperti mempelajari kurikulum yang selalu berganti, membuat laporan sekolah, dan bahkan harus menangani anak-anak yang terkena masalah. Oleh karena itu, pemerintah seharusnya menaikkan gaji guru. Kesejahteraan guru sangat penting agar pendidikan lebih maju.

Jadi, tak hanya kurikulum yang diubah, tetapi gaji guru juga harus ditingkatkan. Semakin tinggi kesejahteraan guru, semakin tinggi pula tingkat pendidikan di suatu negara.

SUMBER:
– UNESA. (2024). Menghitung Harapan: Dampak Kenaikan Gaji Guru terhadap Masa Depan Pendidikan Indonesia. Diakses dari https://s2dikdas.fip.unesa.ac.id/post/menghitung-harapan-dampak-kenaikan-gaji-guru-terhadap-masa-depan-pendidikan-indonesia
– Guru Berdaya. (2024). Pentingnya Kesejahteraan Guru dalam Pendidikan. Diakses dari https://guruberdaya.org/pentingnya-kesejahteraan-guru-dalam-pendidikan/
– Inilah.com. (2025). Daftar Gaji Guru di Negara ASEAN, Singapura Tertinggi sedangkan Indonesia Terendah! Diakses dari https://www.inilah.com/gaji-guru-di-negara-asean

Tags: smpn 1 padangan
Lentera Literasi

Lentera Literasi

Next Post
Punya Temen Luar Negeri? Seru Banget Loh!

Dampak Tidur Cukup Terhadap Kesehatan Mental dan Produktivitas Kerja

Punya Temen Luar Negeri? Seru Banget Loh!

Jepang, Negara yang Selalu Bikin Kagum

© 2025 Letera Literasi Bojonegro

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Lentera Literasi
  • Akses Pojok Baca Digital

© 2025 Lentera Literasi Bojonegoro