Penulis : Attaya maqfirotul meilani (SMPN 1 GAYAM)
Tanggal 27 Agustus 2025 hari yang sangat berkesan bagiku. Karena di desa tempat tinggalku diadakan sebuah karnaval yang meriah. Walaupun semua orang sibuk bersiap-siap menyambut karnaval, aku tetap pergi ke sekolah seperti biasa, karena acara itu baru dimulai pada siang hari. Pagi itu aku belajar di kelas, bermain dengan teman-teman, dan beristirahat di kantin. Suasana sekolah tetap menyenangkan meskipun pikiranku sudah membayangkan bagaimana ramainya karnaval nanti.
Ketika jam pulang tiba, tiba-tiba guru memanggilku. Aku diberi tugas untuk menjadi bagian dari dokumentasi karnaval. Awalnya aku kaget, tetapi juga merasa senang karena bisa terlibat langsung dalam acara besar di desa. Sesampainya di rumah, aku segera makan siang lalu bersiap-siap membawa kamera dan perlengkapan lain. Aku sangat bersemangat tetapi disisi lain aku gugup.
Siang menjelang sore, karnaval pun dimulai. Warga desa berbondong-bondong berkumpul di pinggiran jalan. Ada barisan paskibra, orang-orang memakai pakaian adat, hingga hiasan kendaraan yang penuh warna-warni. Bersama seorang temanku, aku mulai mengambil foto dan video. Kita berusaha mengabadikan setiap momen yang indah yaitu senyuman para peserta, sorak-sorai penonton, dan gemuruh musik yang mengiringi. Rasanya menyenangkan sekali bisa berada di tengah-tengah keramaian sambil menjalankan tugas.
Setelah selesai mendokumentasikan acara, aku pulang ke rumah. Badanku terasa lelah, jadi aku langsung mandi dan makan malam. Namun, di hatiku masih ada keinginan untuk melihat karnaval lagi, karena tadi aku belum sempat melihat semua pertunjukan tersebut. Sayangnya, orang tuaku tidak mengizinkan aku keluar malam. Meskipun sedikit kecewa, aku tetap merasa bahagia.

