Penulis: Ashifa Dewi Salsabila (SMPN 1 Kalitidu)
Apakah kalian pernah mendengar atau membaca tentang keamanan data pribadi? Sebenarnya apa sih itu data pribadi? dan kenapa harus di amankan?
Jadi data pribadi adalah setiap informasi yang dapat mengidentifikasi seseorang secara langsung maupun tidak langsung. Di era digital, data ini sering kali dibagi dan disimpan pada media elektronik. Oleh karena itu, data pribadi harus di amankan agar tidak terjadi penyalahgunaan. Di era digital sekarang melindungi data pribadi sudah bukan lagi pilihan melainkan keharusan. Berikut adalah beberapa cara yang bisa digunakan untuk meningkatkan keamanan data pribadi :
- Gunakan Kata Sandi Yang Kuat Dan Unik.
Saat membuat kata sandi usahakan jangan menggunakan informasi yang mudah di tebak seperti tanggal lahir, nama, atau bahkan alamat. Lebih baik, gunakan kombinasi huruf besar, kecil, angka dan simbol. - Aktifkan Otentikasi Dua Faktor (2FA)
Otentikasi dua faktor adalah metode keamanan yang menambahkan lapisan perlindungan ekstra saat seseorang masuk ke sebuah akun. Contohnya seperti saat masuk ke sebuah akun, biasanya seseorang hanya memerlukan kata sandi. Namun dengan 2FA, setelah memasukkan kata sandi yang benar, sistem akan meminta verifikasi tambahan, yang biasa disebut sebagai faktor kedua. Ini artinya, bahkan jika penjahat siber berhasil mendapatkan kata sandi akun, mereka masih tidak bisa masuk ke akun itu karena mereka tidak memiliki faktor kedua tersebut. - Hati Hati Terhadap Phishing
Phishing adalah trik penipuan di mana penjahat siber berusaha memancing korban untuk memberikan informasi mengenai data pribadi, seperti kata sandi bank atau bahkan nomor kartu kredit, dengan menyamar sebagai entitas terpercaya seperti, bank atau perusahaan terkenal. - Lindungi Keamanan Perangkat Dan Jaringan
Perangkat yang kita gunakan sehari-hari seperti ponsel, laptop, dan komputer, juga perlu dilindungi.Berikut adalah cara melindunginya :
– Selalu perbarui sistem dan aplikasi.
– Gunakan perangkat lunak anti virus dan anti malware.
– Unduh aplikasi yang legal
– Hindari mengunduh aplikasi bajakan ataupun ilegal.
– Hindari wifi publik yang tidak aman. - Pikirkan Sebelum Membagikan
Sudah tidak sedikit orang yang sering mengabaikan hal ini, kebanyakan orang pada zaman sekarang sering mengirim hal yang tidak perlu kepada orang lain tanpa memikirkan konsekuensi atau akibat yang akan terjadi. Konten yang diunggah, meskipun niatnya hanya iseng, bisa bertahan di internet selamanya. Ini dikenal sebagai jejak digital. Mungkin hal ini terlihat simpel namun jejak digital dapat berpengaruh pada reputasi dan kehidupan pribadi di dunia nyata maupun di dunia maya. Maka dari itu berhati-hatilah dan berfikir sebelum membagikan sesuatu kepada orang lain.
Dengan menerapkan cara ini, kita bisa mengurangi risiko menjadi korban kejahatan siber dan menjaga keamanan diri di dunia digital.


