Penulis : Aslihatul ‘Ailiyah (SMPN 1 Kalitidu)
Halo, Sobat! Pernah nggak sih kamu ngerasa kayak, “Wah, aku ketinggalan banget nih sama temen-temen!” Saat teman-teman lagi asik seru di suatu acara atau tren yang lagi hits, kamu malah cuma bisa lihat dari jauh atau scroll terus di medsos dengan perasaan agak sedih, bingung, bahkan deg-degan. Nah, itu namanya FOMO, atau Fear of Missing Out ketakutan ketinggalan sesuatu yang seru dan penting.
FOMO itu nyata banget, apalagi di zaman sekarang yang serba cepat dan digital kayak sekarang. Setiap hari kita disuguhi informasi nonstop lewat Instagram, TikTok, WhatsApp, dan platform lainnya. Teman-teman kita update terus soal apa yang mereka lakukan, tempat yang mereka kunjungi, sampai tren-tren baru yang lagi ngehits. Jadi, wajar kalau kita ngerasa nggak tenang kalau nggak ikutan atau nggak tahu kabar terbaru.
Karakteristik FOMO itu kadang muncul tanpa kita sadar. Misalnya, tiba-tiba kamu buka Instagram, terus liat temen-temen posting foto lagi nongkrong atau nonton konser. Kamu langsung mikir, “Kenapa aku nggak diajak ya?” atau “Kayaknya seru banget, pengen ikut!” Nah, perasaan itu bikin kita jadi overthinking, jadi minder, atau bahkan stres.
Selain itu, FOMO juga bikin kita susah fokus. Pikiran kita terpecah antara pengen ngerjain tugas tapi terus kepikiran acara yang lagi happening. Kadang sampai susah tidur cuma gara-gara mikirin “apa aku ketinggalan sesuatu ya?” Waduh, capek banget, kan?
Tapi sebenarnya, FOMO itu wajar, kok. Itu artinya kita peduli sama lingkungan sosial dan pengen tetap terhubung. Masalahnya, kalau FOMO kebanyakan, malah bikin kita nggak nyaman dan nggak bahagia. Kita jadi susah nikmatin momen yang kita punya, karena fokus terus mikirin apa yang lagi terjadi di luar sana.
Lalu, gimana cara ngatasin FOMO? Pertama, coba ingat-ingat lagi apa yang sebenernya kamu butuhin dan pengen lakukan. Kadang, kita terlalu pengen ikutan tren atau acara cuma karena takut ditinggal, padahal itu nggak sesuai dengan minat kita. Fokus ke hal yang bikin kamu happy dan nyaman itu jauh lebih penting.
Kedua, batasi waktu main medsos. Kebanyakan scroll Instagram atau TikTok tanpa tujuan jelas justru bikin FOMO makin besar. Coba deh, sisihkan waktu khusus buat cek medsos, terus setelah itu lakukan aktivitas lain yang bikin kamu relax, kayak baca buku, olahraga, atau ngobrol langsung sama keluarga.
Ketiga, ingat kalau medsos itu cuma highlight reel, bukan kehidupan nyata sepenuhnya. Orang cuma posting momen terbaik mereka, bukan masalah atau kesulitan yang mereka alami. Jadi, jangan bandingin diri kamu dengan apa yang kamu lihat di layar.
Kalau kamu bisa mulai belajar untuk terima dan nikmatin apa yang kamu punya sekarang, FOMO pasti bakal berkurang. Kamu nggak harus ikutan semua tren atau acara untuk bahagia. Kadang, bahagia itu justru datang dari hal-hal sederhana yang kita lakukan sendiri atau bersama orang-orang terdekat.
Jadi, Sobat, jangan sampai FOMO bikin kamu stres atau merasa nggak cukup. Kamu sudah keren banget dengan caramu sendiri. Coba mulai hari ini, yuk, lebih fokus ke diri sendiri dan nikmatin setiap momen tanpa takut ketinggalan!


