Lentera Literasi Bojonegoro
  • Beranda
  • Tentang Lentera Literasi
  • Akses Pojok Baca Digital
  • Dari Gentera!
No Result
View All Result
Lentera Literasi Bojonegoro
  • Beranda
  • Tentang Lentera Literasi
  • Akses Pojok Baca Digital
  • Dari Gentera!
No Result
View All Result
Lentera Literasi Bojonegoro

4 Bahaya Kurang Tidur Yang Mengintai Remaja!

Lentera Literasi by Lentera Literasi
1 month ago
in Karya Tulis Gentera
0
Punya Temen Luar Negeri? Seru Banget Loh!
0
SHARES
0
VIEWS
Share on WhatsappShare on XGet QR Code

Penulis : Angelica Vellencia Kay Arabela (SMPN 1 Kalitidu)

Hampir semua orang pasti pernah begadang, baik untuk belajar untuk mengahadapi ujian esok hari, mengerjakan pekerjaan rumah, atau sekedar menyelesaikan level terakhir dalam permainan favorit. Kita merelakan waktu tidur kita, percaya bahwa mengorbankan istirahat adalah harga yang harus dibayar untuk sukses. Namun, kenyataannya begadang bukanlah sebuah tindakan yang baik. Tidur bukan hanya istirahat, tetapi saat otak membersihkan dan menyimpan informasi yang dipelajari seharian. Kurang tidur dapat memberikan beberapa dampak negatif. Diantaranya seperti:

1. Penurunan prestasi akademik
Kalian pasti pernah belajar sepanjang malam untuk ujian yang akan datang di esok hari. Faktanya belajar semalaman (begadang) justru tidak efektif untuk ujian lho teman-teman. Saat kita tidur otak mengunci dan menyimpan informasi (memori jangka panjang). Kurang tidur membuat proses penyimpanan ini gagal, sehingga yang kita pelajari semalaman menjadi sia-sia.

2. Ketidakstabilan emosi dan konflik sosial
Kurang tidur dapat menyebabkan diri kita menjadi lebih sensitif dan menjadi lebih sering mengalami suasana hati yang buruk. Tentunya hal ini dapat merusak hubungan dengan teman dan keluarga, sehingga akan membuat lingkungan sosial kita menjadi lebih sulit.

3. Risiko kecelakaan saat mengemudi
Mengemudi saat mengantuk setelah begadang sangat berbahaya. Kurang tidur mengurangi kewaspadaan kita sehingga dapat meningkatkan risiko kecelakaan, bahkan tertidur singkat tanpa sadar di jalan.

4. Gangguan metabolisme dan risiko obesitas
Tahukah kalian bahwa kurang tidur dapat menyebabkan peningkatan hormon yang membuat kita merasa lapar (ghrelin) dan menurunkan hormon yang memberi kita sinyal kenyang (leptin). Ini membuat kita cenderung makan lebih banyak, terutama makanan manis atau makanan cepat saji, sehingga meningkatkan risiko kenaikan berat badan dan masalah metabolisme.

Kira-kira berapa jam tidur ideal untuk remaja seperti kita ya?. Nah kebutuhan tidur untuk remaja idealnya sekitar 8-10 jam per malam, sedangkan orang dewasa membutuhkan waktu tidur sekitar 7-9 jam per malam. Singkatnya, begadang bukanlah jalan pintas menuju kesuksesan, melainkan jalan cepat menuju kegagalan akademik, emosi yang labil, dan risiko kesehatan. Ingat bahwa, tidur berkualitas adalah fondasi untuk menjadi versi terbaik dari diri kita yang paling cerdas, sehat, dan kuat.

Tags: smpn 1 kalitidu
Lentera Literasi

Lentera Literasi

Next Post
Punya Temen Luar Negeri? Seru Banget Loh!

Pentingnya Literasi Dalam Kehidupan

Punya Temen Luar Negeri? Seru Banget Loh!

Memori Masa Lalu di Ujung Barat Bojonegoro: Permainan Tradisional yang Lestari

© 2025 Letera Literasi Bojonegro

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Lentera Literasi
  • Akses Pojok Baca Digital

© 2025 Lentera Literasi Bojonegoro