Penulis : Angelica Vellencia Kay Arabela (SMPN 1 Kalitidu)
Oke guys lupakan dulu drama tugas sekolah. Ada hal yang lebih penting dari nilai ulangan harian, kira-kira apa ya? yaitu data pribadi kamu. Data itu bukan cuma nama lengkap dan tanggal lahir kamu, tapi alamat rumah, foto di instagram, riwayat pencarian di google, itu semua data. Dan data ini diincar, bukan cuman sama peretas kelas atas tapi bisa jadi orang iseng di warung kopi.
Kenapa kamu wajib melindungi data pribadi yang kamu punya? karena jika data pribadi ini bocor dan diketahui oleh banyak orang, kamu bisa mengahadapi masalah yang sangat besar lho. Yuk! kita bahas mengenai beberapa konsekuensi jika data pribadi kita bocor dan tersebar.
1. Akun kamu dicuri dan dijual
Bayangkan jika akun Tiktok, Instagram, atau permainan kesukaanmu tiba-tiba diakses di tempat asing. Si peretas atau orang iseng itu akan mengubah kata sandi, mengunci kamu dari akunmu lalu menggunakannya:
– Untuk menipu teman : Mereka akan mengirim chat ke semua temanmu, meminjam sejumlah uang, meminta transfer saldo, atau minta isi ulang pulsa. Reputasi kamu bisa hancur!
-Untuk dijual : Akun permainan premium atau media sosial yang banyak pengikutnya bisa dijual dengan harga ratusan ribu bahkan jutaan rupiah lho.
2. Utang kredit atas namamu
Ini yang paling mengerikan. NIK, nama lengkap, dan beberapa data pribadi kamu yang bocor bisa digunakan untuk
-Pinjaman online ilegal : Si peretas akan menggunakan identitas mu tadi untuk meminjam uang di aplikasi pinjaman online ilegal. Kamu yang tidak pernah meminjam uang, tiba-tiba ditagih dengan ancaman.
Nah, konsekuensi yang harus kalian hadapi jika data bocor memang sangat parah kan? Tapi tenang, kalian tidak harus pasrah. Justru, kalian bisa jadi benteng pertahanan data kalian sendiri! Yuk kita bahas mengenai beberapa cara untuk melindungi data pribadi kalian!.
1. Bersihkan jejak digital (rapi-rapi)
Hapus akun lama : Punya akun media sosial yang sudah mati sejak tiga tahun lalu? Hapus akun itu, karena akun media sosial yang mati adalah pintu masuk dari belakang yang sering dilupakan dan mudah diretas.
2. Hindari pengulangan kata sandi
Jangan pernah menggunakan kata sandi yang sama untuk lebih dari satu akun. Jika si peretas berhasil meretas salah satu akun, hal ini bisa mencegah peretasan akun kalian yang lain karena memiliki kata sandi yang berbeda.
Jadi guys, sudah lihat kan seberapa parah konsekuensi jika data pribadi kita bocor? Mulai dari akun Instagram kamu yang dijual, sampai tiba-tiba ditagih utang pinjaman ilegal, semuanya bikin nyesek dan repot. Tapi ingat, kamu yang pegang kendali. Keamanan data pribadi itu bukan urusan pemerintah saja, tapi tanggung jawab harian kamu.


