Penulis : Ashifa Dewi Salsabila (SMPN 1 Kalitidu)
Pohon kelapa adalah salah satu tumbuhan paling berguna di dunia, bahkan di juluki sebagai “Pohon Kehidupan” karena hampir setiap bagiannya dapat di manfaatkan untuk sumber kehidupan.
Pohon Kelapa memiliki nama ilmiah Cocos nucifera, tumbuhan ini diduga berasal dari wilayah pesisir Samudra Hindia di Asia atau Amerika, kini tersebar luas di seluruh kawasan tropika basah.
1. Karakteristik Pohon Kelapa
Pohon kelapa tumbuh di dataran rendah, dan tahan terhadap tanah berpasir maupun air asin seperti di pantai. Tinggi pohonnya dapat mencapai 30 meter dengan batang yang ramping, lurus, dan tidak bercabang. Akarnya berbentuk serabut yang kuat dan menyebar. Daunnya berpelepah, tersusun majemuk menyirip, bisa mencapai 4 meter lebih. Daun muda pohon kelapa disebut janur. Usia produktif kelapa bisa mencapai sekitar 30 tahun, dengan umur total pohon hingga 100 tahun. Selain itu, pohon ini juga memiliki keunikan yaitu satu pohon dapat menghasilkan 50 hingga 200 buah kelapa per tahun (tergantung varietas dan kondisi lingkungannya).
2. Bagian pohon kelapa dan manfaatnya
a. Buah Kelapa
Buah kelapa adalah bagian yang paling banyak dimanfaatkan dan terdiri dari beberapa lapisan:
•Air Kelapa : Manfaat utamanya sebagai minuman segar, juga bahan baku nata de coco, dan cuka. Selain itu, air kelapa juga memiliki manfaat kesehatan seperti menghidrasi tubuh, sumber vitamin B, obat penawar racun, dan lain sebagainya.
•Daging Buah Tua : Manfaat utamanya sebagai bahan baku utama kopra (daging kering) untuk pembuatan minyak kelapa/VCO, santan, margarin, sabun. Sedangkan manfaat kesehatannya untuk meningkatkan imunitas, mengendalikan diabetes, melawan infeksi/virus, mempercepat penyembuhan luka, baik untuk kulit dan rambut (pelembap, anti ketombe).
•Daging Buah Muda : Biasanya di makan langsung, atau di buat campuran es degan dan minuman. Manfaat kesehatannya untuk menurunkan berat badan, dan mencegah gigi berlubang.
•Serabut : Biasa dimanfaatkan sebagai bahan baku tali, keset, sikat, media tanam (cocopeat), pengosok panci, bahkan bahan bakar.
•Tempurung : Di manfaatkan sebagai bahan bakar (arang, briket), wadah makanan/getah karet, kerajinan tangan.
b. Batang (kayu glugu)
•Bahan Bangunan: Dijadikan tiang, papan, konstruksi jembatan, atap, dan bahan bangunan lainnya karena teksturnya yang kokoh dan berserat eksotis.
•Perabotan: Bahan baku furnitur (meja, kursi, bingkai lukisan).
•Lain-lain: Kayu bakar, kano kecil.
c. Daun
•Daun Tua (Pelepah): Dianyam menjadi atap rumah tradisional setelah dikeringkan.
•Daun Muda (Janur): Bahan anyaman untuk ketupat, hiasan/dekorasi pada acara adat (seperti pernikahan), dan kerajinan tangan (kipas, tas tangan, topi).
•Tulang Daun (Lidi): Dihimpun menjadi sapu lidi.
d. Bunga (manggar)
•Nira (Air Sadapan): Cairan manis yang disadap dari tandan bunga (disebut juga legen). Digunakan untuk pembuatan gula merah/gula kelapa, cuka, atau minuman.
•Bahan Makanan: Bunga muda dapat diolah menjadi hidangan seperti Gudeg Manggar (di beberapa daerah).
•Obat Tradisional: Digunakan dalam beberapa ramuan tradisional (misalnya untuk mengobati batuk kuda).
e. Akar
•Obat Tradisional: Dijadikan jamu untuk obat disentri, diare, demam, murus darah, dan pegal-pegal.
•Bahan Baku: Bir, zat pewarna makanan, dan sikat gigi.
•Lain-lain: Inspirasi teknologi Cakar Ayam.
3. Manfaat Lingkungan
Pohon kelapa juga memiliki manfaat lingkungan:
•Dapat menunjukkan daya serap yang tinggi terhadap gas rumah kaca, membantu mengurangi pencemaran dan polusi.
•Tumbuh dengan baik di pesisir, membantu mencegah erosi tanah di daerah pantai.


