Penulis : Angelica Vellencia Kay Arabela (SMPN 1 Kalitidu)
Setiap hari kita menghabiskan waktu berjam-jam menggenggam ponsel, melihat video di Tiktok dan memperbarui status di Instagram. Kita semua sudah mahir menggunakan fitur-fiturnya, tapi tahukah anda? dibalik kemudahan itu, ada seperangkat aturan yang wajib kita lakukan. Aturan ini disebut etika digital. Yuk kita bedah lebih dalam mengenai etika digital.
Jadi, etika digital adalah suatu prinsip, nilai, aturan, dan norma-norma yang mengatur perilaku individu saat berkomunikasi, berinteraksi, dan menggunakan teknologi digital.
Berikut ini adalah beberapa sikap etika digital yang harus kalian lakukan pada saat menggunakan media digital:
1. Berpikir sebelum mengunggah
Sebelum menekan tombol “unggah” atau “kirim” tanyakan pada diri sendiri.
– Apakah ini benar?
Pastikan informasi yang anda bagikan berdasarkan fakta yang ada dan sudah terverifikasi kebenarannya (bukan informasi palsu).
– Apakah ini merugikan?
Jangan membagikan konten yang dapat menyinggung, merendahkan, menghina, atau mencemarkan nama baik orang atau kelompok lain. Lebih baik jika kalian berbagi konten edukasi dan kata kata motivasi yang nantinya akan lebih bermanfaat bagi masyarakat.
2. Jaga kesopanan dalam berkomunikasi
Ini adalah etika ketika anda berkomunikasi dengan orang lain, baik melalui chat atau komentar. Pada saat berkomunikasi, anda bisa menggunakan bahasa yang santun, yakni dengan cara menghindari penggunaan kata kata kasar dan makian.
3. Hormati privasi dan data pribadi
Saat menggunakan media digital, jaga data pribadi diri, jangan asal membagikan nomor telepon, alamat rumah, atau nomor rekening bank, karena data tersebut dapat disalahgunakan oleh orang lain. Anda juga harus menjadi data pribadi orang lain, jangan mengunggah foto atau informasi pribadi (alamat rumah, nomor telepon) tanpa persetujuan dari mereka.
4. Hargai hak cipta orang lain
Ketika anda menggunakan atau memposting ulang konten (foto, video, artikel, musik) milik orang lain, pastikan anda mencantumkan sumber atau nama pembuat aslinya. Selain itu pastikan anda tidak melakukan plagiat, karena mengambil karya orang lain dan mengklaimnya sebagai milik sendiri adalah pelanggaran serius.
Etika digital pada dasarnya adalah cerminan karakter diri kita di dunia nyata. Dengan menerapkan 4 sikap utama ini, kita tidak hanya melindungi diri sendiri dari potensi masalah, tetapi juga mengambil peran aktif dalam menciptakan ruang digital yang positif. Ingatlah, jejak digital bersifat permanen.

